Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah SSos, Minggu (25/12) malam menutup Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) atau Lomba Baca Kitab Kuning se-Aceh Besar di Kompleks Dayah Darul Aman, Lubok, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.
Pada MQK yang digagas Baitul Mal Aceh Besar diikuti 70 santri dari 31 dayah/pesantren di Aceh Besar serta berlangsung 24-25 Desember 2016, Empat Dayah berhasil memboyong juara pertama pada dua katagori yang dilombakan.
Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah ketika menutup MQK menegaskan perlombaan ini sangat penting untuk memberi semangat kepada para santri untuk lebih giat lagi memperdalam belajar kitab-kitab karangan para ulama terdahulu, dan ini akan menjadi aset yang sangat berharga untuk Aceh sehingga nantinya Aceh tidak akan kekurangan orang-orang yang alim dan akan menjadi pengganti ulama di masa yang akan datang. “Musabaqah ini tidak hanya mencari juara tapi yang terpenting harus menjadi penyebaran nilai-nilai keislaman,”katanya.
Sementara Plt Kepala Baitul Mal Aceh Besar, drh Daniwaldi, menjelaskan, peserta lomba dibagi dua katagori yaitu ‘Ulya (SMA/MA) putra/putri dan Wustha (SMP/MTs) putra/putri.
Hasil lomba sebagaimana diumumkan oleh Ketua Dewan Hakim MQK, Tgk H Muhammad Hatta Lc MEd, ditetapkan peserta terbaik I, II, III, harapan I, II dan III katagori ‘Ulya putra masing-masing Ubaidillah dari Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Kecamatan Sukamakmur, M Fadhal Maula (Dayah Madani Al Aziziyah, Darul Imarah), tgk Rizki Hardiansyah (Dayah Ulee Titi, Ingin Jaya), Khairunnas (Dayah Nida’ul Fata, Kuta Baro), Fadlon (Dayah Nurul Huda, Ingin Jaya) dan Rahmad Fidral dari Dayah Thalibul Huda, Darul Imarah.
Katagori ‘Ulya putri masing-masing Rosmanidar dari Dayah Tgk Chik Empee Awee, Kecamatan Montasik, Ninda Maulina (Dayah Thalibul Huda, Darul Imarah), Mutmainnah (Dayah Riadussalihin, Ingin Jaya), Safrina (Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Sukamakmur), Reni Muliana (Dayah Ma’had Babul Ulum Lueng Ie, Krueng Barona Jaya) dan Maryam Al Muthirah dari Dayah Ummahatul Mukminin, Montasik.
Sedangkan peserta terbaik I, II, III, harapan I, II dan III untuk katagori Wustha putra masing-masing M Siddiq dari Dayah Ulee Titi, Ingin Jaya, Marzanul Hayat (Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee, Darusalam), Abussalam Revoansyah (Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Sukamakmur), M Zubair (Dayah Nida’ul Fata, Kuta Baro), Rajulul Zikra (Dayah Sirajul Fatah, Kuta Baro) dan Rahmat Khalisin dari Dayah Madani Al Aziziyah, Darul Imarah.
Katagori Wustha putri diantaranya Nurul Musfirah dari Dayah Thalibul Huda, Darul Imarah), Fitri Haryani (Dayah Ummahatul Mukminin, Montasik), Intan Nurrahmi (Dayah Riadussalihin, Ingin Jaya), Nora Ulva (Dayah Latansa Zikrullah, Montasik), Fadhillaturrahmi (Dayah Ma’had Babul Ulum Lueng Ie, Krueng Barona Jaya) dan Evarianti dari Dayah Darul Aman Kecamatan Ingin Jaya.
Sebenarnya Dayah Ulee Titi masih punya satu calon pemenang, “nyoe geu ikot gop nyan pasti na juara saboh teuk” kata tgk- tgk di ulee titi, santri tersebut bernama Rifal Al-Banna, sangking yakinnya tgk” akan potensial yang di miliki oleh santri ulee titi. Tapi sangat di sayangkan 2 jam sebelum tampil dia sudah jatuh sakit
Untuk memotivasi para pemenang MQK kali ini, pihaknya sebut Daniwaldi memberikan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan untuk juara I, II, III masing-masing Rp 3 juta, Rp 2,5 juta, dan Rp 2 juta. Sedangkan terbaik harapan I, II dan III yakni Rp. 1,5 juta, Rp 1 juta dan Rp 750 ribu. Penyerahan hadiah kepada para juara dilakukan Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah dan Ketua MPU Aceh Besar Tgk Muhammad MJ pada penutupan acara itu. Pada kesempatan itu Baitul Mal juga memberikan bantuan modal usaha pemberdayaan ekonomi kepada sejumlah dayah/pesantren dan para pedagang kecil di Aceh Besar yang diserahkan secara simbolis Bupati Aceh Besar.
0 komentar:
Posting Komentar